Darkside of Oktavianus

Making virus and all of them as our friends

WORM Sebagai Sahabat Administrator – Mungkinkah?

Posted by oktavianus pada April 1, 2008

 Posted by: [ SPYRO KiD ]

Dalam sejarahnya, worm lebih banyak dikenal sebagai program perusak yang mampu mereplikasi diri secara otomatis. Salah satu anggota Keluarga Malware yang mendapat predikat buruk dimata masyarakat luas ini (hehehe.. yang namanya malware memang ga disukai masyarakat laah.. ) memang lebih banyak membawa kerugian daripada keuntungan. Memang sich, hal ini tidak berlaku bagi seluruh umat manusia. Keberadaan worm bisa jadi ladang uang bagi para Provider Antivirus, Pembasmi Virus/Worm dan tentunya bagi si pembuatnya sendiri. Bagi para penulis artikel & media yang membahas tentang teknologi, adanya worm-worm baru tentu akan menambah jumlah artikel dan otomatis hal ini akan menambah pula jumlah penghasilan mereka

Belakangan ini banyak perusahaan raksasa yang mulai mengembangkan Worm. Tentu saja yang mereka kembangkan bukan worm seperti yang banyak diedarkan oleh para VX dan Underground Coder dewasa ini. Para peneliti sedang berusaha mengembangkan “Worm Yang Bermanfaat” atau jenis “Worm Baik Hati” (bingung nich gimana nyebutnya..)

Nah, “Worm Baik Hati” tersebut dirancang untuk memudahkan Administrator agar tidak perlu bekerja berulang-ulang. Misalnya dalam suatu jaringan komputer ada 69 komputer (hehehe.. angka keramat tuch.. x_x) yang harus di patch dikarenakan kelemahan tertentu. Tentu hal ini akan merepotkan Administrator jika harus melakukan proses patching secara manual. Nah, untuk memudahkan pekerjaan, Si Admin bisa merancang program yang memiliki karakteristik seperti worm yaitu menyebar melalui jaringan itu, memeriksa kelemahan pada komputer yang ditumpanginya, lalu otomatis melakukan patching. Hmm.. menyenangkan bukan? Admin tinggal duduk-duduk ajah sambil menikmati secangkir copy kopi

Namun masalah baru akan timbul jika ternyata worm tersebut tidak hanya menyebar pada jaringan si Admin, namun (karena suatu kesalahan) melompat dan menghinggapi (duuuh..! bahasa apaan sich!) jaringan komputer orang lain yang memiliki system berbeda. Bukannya kebaikan yang didapatkan, tapi malah bencana akibat timbulnya error yang serius karena ketidaksesuaian system. Hal inilah yang menyebabkan banyak pihak yang tidak setuju dengan konsep “Good Worm” ini dan menumbulkan perdebatan panjang hingga kini.

Bagi seorang user biasa, apapun alasannya, tentu hal ini tidak menyenangkan dan terasa mengganjal. Bayangin aja seperti di dunia nyata. Misalnya ketika anda meninggalkan rumah, kamar anda dalam kondisi super berantakan, persis kayak Kapal pecah. Namun ketika anda pulang sore harinya, keadaan kamar berubah 69% (hehehe.. lagi-lagi ketemu angka keramat ^_^) menjadi sangat rapi, harum & bersih berkilau (cih.. berlebihan banget dech..). Padahal anda tidak memiliki pembantu dan cuma anda satu-satunya orang yang menghuni rumah tersebut. Walaupun anda mendapat keuntungan dengan bersihnya kamar anda, tentu hal ini agak membuat anda merasa aneh dan tidak nyaman bukan? Bisa ajah ada barang-barang anda yang dipindahkan lokasinya saat proses pembersihan kamar. Anda tentu kebingungan mencari barang-barang anda sendiri. Yupz.., kira-kira begitulah ilustrasinya

Jika kita melihat sejarah, konsep “Good Worm” ini memang lebih banyak memberikan kerugian dibanding manfaatnya. Namun alasan dari kerugian itu khan karena kesalahan coding dan kelalaian si Programmer dalam mengontrol penyebarannya. Tidak menutup kemungkinan, dengan perkembangan skill dan teknologi yang ada, nantinya akan lahir jenis Ejaan “Good Worm” Yang Telah Disempurnakan (Nyontek EYD nich.. ), dimana telah mampu bekerja secara baik seperti yang diinginkan untuk memudahkan pekerjaan Administrator dan User.

Well, saya hanya bisa mengingatkan, hati-hati selalu dengan teknologi-teknologi baru yang belum 100% teruji. Buka mata & telinga (mulutnya nggak usah!) lebar-lebar, rajin-rajinlah mengunjungi situs-situs security dan tingkatkan selalu skill anda.

Bubbay zoNERS.. Keep learning and Happy Hacking!

Satu Tanggapan to “WORM Sebagai Sahabat Administrator – Mungkinkah?”

  1. "soMe_oNe" said

    wa leh nanya ga?
    mang hackin’ tu apa sih?
    musuh ato kawan?
    boleh ga ngehack orang lain?
    “soMe_oNe”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: